Kapolda Berharap Omicron Tidak Ada Di NTT

- 4 Januari 2022, 14:30 WIB
Kapolda NTT, Irjen Pol Setyo Budiyanto
Kapolda NTT, Irjen Pol Setyo Budiyanto /

 

Kapolda Berharap Omicron Tidak Ada Di NTT

MEDIA KUPANG- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Setyo Budiyanto berharap varian COVID-19 yang baru Omicron jangan ada atau sampai ke NTT.

Varian baru Omicron ini disebut lebih ganas dari varian sebelumnya. Dikutip dari who.int, World Health Organization (WHO) telah menetapkan varian Omicron masuk ke dalam kategori Variant of Concern (VOC).

Kategori Variant of Concern (VOC) ini diartikan sebagai varian virus Corona yang menyebabkan peningkatan penularan serta kematian dan bahkan dapat mempengaruhi efektivitas vaksin.

"Saya memerintahkan seluruh anggota dan jajaran tetap patuh terhadap penerapan protokol kesehatan mengingat saat ini varian COVID-19 yang baru Omicron sudah masuk ke Indonesia. Di beberapa kota besar di Indonesia saat ini sudah ada beberapa orang sudah terjangkit varian baru Omicron, karena itu harap tetap terapkan prokes yang ketat sehingga tidak mudah terpapar," kata Kapolda di Kupang pada Senin 3 Januari 2022.

Dikutip dari Kantor Berita Antara, mantan pejabat di KPK tersebut berharap agar varian baru yang disebutkan lebih ganas tersebut tidak sampai ke provinsi berbasis kepulauan itu, dan hingga kini, NTT belum ada penularan varian baru Omicron.

Orang nomor satu di Polda NTT ini mengatakan tak hanya dilingkungan Polda NTT dan jajaran saja tetapi juga tetap mengingatkan masyarakat agar taat pada protokol kesehatan sehingga masyarakat di NTT juga tidak mudah terpapar virus tersebut.

Komandan berbintang dua itu menegaskan agar seluruh anggota tetap waspada, tetap fokus dan tidak boleh lengah karena virus COVID-19 masih berada bersama di lingkungan sekitar.

"Untuk itu kita harus antisipasi dengan betul-betul menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan pendekatan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan serta 3T," tegasnya.

Halaman:

Editor: Okto Manehat


Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah