Di Depan Kades Dan Camat Di Alor, Kasatreskrim Dan Kasie Intel Ingatkan Pengelolaan Dana Desa

- 12 November 2022, 06:04 WIB
Kasatreskrim Polres Alor dan Kasie Intel Kejari Alor foto bersama Bupati Alor, Drs.Amon Djobo dan pejabat lainnya dalam kegiatan rakor desa
Kasatreskrim Polres Alor dan Kasie Intel Kejari Alor foto bersama Bupati Alor, Drs.Amon Djobo dan pejabat lainnya dalam kegiatan rakor desa /

 

Di Depan Kades Dan Camat Di Alor, Kasatreskrim Dan Kasie Intel Ingatkan Pengelolaan Dana Desa

MEDIA KUPANG- Kasatreskrim Polres Alor, IPTU. Yames Jems Mbau, S.Sos dan Kasie Intel Kejari Alor, Zakaria Sulistiono, SH mewanti-wanti atau mengingatkan kepada para Kepala Desa dalam pengelolaan dana desa agar tepat sasaran dan tidak terjadi penyimpangan.

Pasalnya, dalam pengelolaan dana desa beberapa tahun ini banyak laporan atau pengaduan tentang dugaan penyimpangan dana tersebut, dan sebagian laporan yang ada telah diproses hukum dan terbukti adanya penyimpangan.

Bahkan hingga saat ini ada sejumlah laporan yang tengah diproses hukum dan sebagiannya tengah antri untuk dilakukan pemeriksaan.

Demikian benang merah dari penyampaian materi Kasatreskrim Polres Alor, Jems Mbau mewakili Kapolres Alor, AKBP. Ari Satmoko, SH, SIK, MM dan Kasie Intel Kejari Alor, Zakaria Sulistiono mewakili Kajari Alor, Abdul Muis Ali, SH, MH sebagai Nara sumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi Dana Desa Tingkat Kabupaten Alor Tahun Anggaran 2022 yang digelar Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Alor, pada Rabu 9 November 2022 di Aula Harmoni Ishak-Ismail di Welai, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor.

Kasatreskrim Mbau dalam kegiatan tersebut membawakan materi tentang "Peran Bhabinkamtibmas Dalam Pencegahan, Pengawasan, Dan Penangganan Korupsi Dana Desa". Sedangkan Kasie Intel Sulistiono membedah materi dengan tema "Jaga Dana Desa Untuk Masyarakat Desa".

Usai kegiatan tersebut, Mbau yang diwawancarai Media menjelaskan, Pihaknya sebagai APH juga memiliki tanggungjawab terhadap pengelolaan dana desa termasuk dalam fungsi pencegahan dan pengawasan. Artinya dalam konteks ini berkaitan dengan pencegahan, pihaknya mengingatkan kepada Kepala Desa dalam pengelolaan dana desa untuk melaksanakan sesuai juknis atau aturan yang berlaku.

Perwira yang berpengalaman di bidang reserse ini mengungkapkan, pengelolaan dana desa yang dialokasikan oleh Pemerintah Pusat untuk pembangunan di desa sejatinya jauh dari penyimpangan, namun dalam pelaksanaannya akibat ada kepentingan dalam tanda kutip, gilirannnya dalam kegiatannya ada pihak-pihak yang memaksakan programnya tidak sesuai kebutuhan desa, berani menabrak aturan, dan kerja yang tidak transparan.

"Kami Polisi dalam melaksanakan tugas tidak hanya melakukan penindakan semata, tetapi juga pengawasan dan pencegahan, sehingga kita sangat memahami filosofi dari alokasi dan pengelolaan dana desa yang dimaksud. Dana desa ini kalau dikelola secara baik maka masyarakat desa akan sejahtera dan desa nya maju, apalagi sudah sekian tahun dalam setiap tahun setiap desa dialokasikan dana desa yang jumlahnya bukan kecil," tandas Mbau.

Halaman:

Editor: Okto Manehat


Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

PRMN TERKINI

x