Warga Tasifeto Timur Meninggal Dunia Ditembak Oknum Polisi? Pelaku Diduga Anggota Polres Belu

- 27 September 2022, 14:30 WIB
Ilustrasi penembakan.  Seorang warga Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, meninggal dunia diduga ditembak oleh oknum anggota Polres Belu.
Ilustrasi penembakan. Seorang warga Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, meninggal dunia diduga ditembak oleh oknum anggota Polres Belu. /Pixabay/Steve Buissine/

MEDIA KUPANG – Warga Kabupaten Belu berinisial GYL asal Lalosuk, Desa Manleten, Tasifeto Timur diduga ditembak hingga meninggal dunia oleh anggota Polres Belu.

Kasus dengan terduga pelaku seorang polisi – anggota Polres Belu itu, tejadi pada Selasa, 27 September 2022 di Motamaro, Desa Tasain, Kecamatan Raimanuk.

Dilansir dari Oke NTT, sebelumnya korban diinformasikan terlibat dalam tawuran. Diketahui, GYL berkonflik bersama salah satu sopir tangki air pada 6 September 2022 lalu di Lalosuk, Manleten.

Baca Juga: Dana Sosial bagi Korban Badai Seroja di Kota Kupang Senilai Rp1 Miliar Hilang? DPR Minta Inspektorat Audit

Pemuda berusia 18 tahun itu lalu dicari penyidik Polres Belu terkait tawuran tersebut. Pencarian terus dilakukan, dan pada 27 September 2022 ia belum ditemukan aparat Polres Belu.

GYL yang diketahui namanya Gerson Yaris Lau, diduga ditembak dengan peluru menyasar tepat ke bagian kanan punggung belakang hingga menembus dada.

Peristiwa dengan terduga pelaku anggota Polres Belu itu membuat GYL tewas, bahkan sebelum dibawa ke RSUD Atambua.

Plt. Direktur RSUD Atambua, drg. Ansilla Eka Mutty, membenarkan adanya jenazah di RSUD Atambua. Menurutnya, sebelum tiba di RSUD Atambua, korban sudah meninggal dunia.

Tampak keluarga Gerson memadati ruang jenazah di RSUD Atambua. Tangisan pecah, diiringi teriakan kepada setiap anggota Polres Belu yang datang menghampiri jenazah korban.

Halaman:

Editor: Efriyanto Tanouf

Sumber: OKE NTT


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah