Helikopter BNPB NTT Mendarat di Sikka, Bawa Logistik Penanganan Covid-19

- 13 Januari 2021, 16:00 WIB
Helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan nomor : RA-24427 yang tiba dan mendarat di Lapangan Umum, Kelurahan Kota Baru, pukul 10.45 Wita, yang dijaga ketat oleh aparat dari TNI/Polri /

 


MEDIA KUPANG - Pemerintahan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT, mendistribusikan bantuan alat kesehatan dan logistik untuk pencegahan dan penanggulangan Covid-19 untuk Kabupaten Sikka, pada Rabu 13 Januari 2021.

Bantuan tersebut, diantar dengan menggunakan Helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan nomor : RA-24427 yang tiba dan mendarat di Lapangan Umum, Kelurahan Kota Baru, pukul 10.45 Wita, yang dijaga ketat oleh aparat dari TNI/Polri

Kepada media ini, Sekretaris BPBD Kabupaten Sikka, Avelinus Yuvensius, mengatakan, BPBD Sikka telah menerima pendistribusian bantuan alat kesehatan dan logistik untuk pencegahan dan penanggulangan Covid-19 dari BPBD Provinsi NTT.

Menurutnya, BPBD NTT secara rutin memberikan bantuan setiap tahunnya untuk BPBD Sikka. Bantuan yang diberikan, lanjutnya, merupakan bantuan untuk penanganan bencana non Covid-19.

"Tetapi karena kita sedang mengalami pandemi Covid-19, maka bantuan logistik yang diberikan adalah barang-barang yang menunjang pencegahan dan penanganan Covid-19", jelasnya.

Ia mengungkapkan, bantuan logistik yang diberikan kepada pihaknya tersebut, diterima langsung oleh dirinya serta didampingi Kepala Seksi Kedaruratan Bencana, Yullenz Siswanto dan Kepala Seksi Logistik, Emanuel Hitong.

Ia menjelaskan, jenis bantuan yang diberikan kepada pihaknya berupa, Alat Pelindung Diri (APD) 240 pcs, masker kain 3000 pcs, masker KN95 600 pcs, masker KF94 100 pcs, masker medis 600 pcs, Shoe Cover 50 pcs, Hand Sanitizer ukuran 5 liter, Hand Spray 24 pcs, Face Shield 200 pcs. Selain itu, kata Dia, ada juga bantuan logistik berupa beras 500 Kg, dimana semuanya bersumber dari BPBD dan BPBD NTT.

"Sebenarnya barang-barang ini, kami yang harus mengambilnya di Kupang. Tetapi karena dalam situasi pandemi Covid-19, maka mereka yang langsung mengantarnya ke Kabupaten dan Kota, dalam wilayah NTT," terangnya.

Terkait soal pemanfaatannya, Ia menuturkan bahwa, barang-barang tersebut, apabila dinas terkait yang ingin membutuhkannya maka diharapkan agar dapat berkoordinasi dengan pihaknya. Kemudian, lanjutnya,  barang itu, secara teknis akan distribusikan oleh pihaknya, kepada mereka yang membutuhkan.

Halaman:

Editor: Marselino Kardoso


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X