1,6 Tahun atau 1,5 Tahun Vonis untuk Richard Eliezer, Simak Penjelasan Berikut

16 Februari 2023, 11:09 WIB
Bharada E Divonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara, Hakim Pertimbangkan Status JC /Antara/

MEDIA KUPANG - Vonis hakim tehadap Richard Eliezer masih menjadi perdebatan hangat warganet.

Hal ini lantaran beberapa warganet menuliskan 1,6 tahun sementara yang lainnya bersikukuh menulis vonis yang telah dijatuhi hakim terhadap Richard Eliezer adalah 1,5 tahun.

Sebelumnya, hakim ketua Wahyu Santosa sendiri dalam putusannya menjatuhkan vonis 1 tahun dan 6 bulan penjara kepada Bharada E.

"Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta pembunuhan berencana. Menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan," kata Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso saat membacakan vonis terhadap Richard Eliazer di PN Jakarta Selatan, Rabu, 15 Februari  2023.

Sebagian warganet menulis vonis hukuman satu tahun enam bulan Richard Eliezer tersebut 1,6 tahun. Seorang warganet, Evy (40), bahkan bersikukuh bahwa hukuman tersebut ditulis 1,6 tahun.

“1,6 tahun, bukan 1,5 tahun,” katanya yakin.

Begitu juga dengan warganet lainnya, yang bersikukuh bahwa vonis hukuman tersebut ditulis 1,6 tahun, bukan 1,5 tahun. Akun @jaya.******, misalnya,  menulis bernada satire, “Makasih Icad, kamu pantas mendapatkan 1,6 tahun atas kejujuranmu”.

Bahkan sebagian media massa pun turut menulis jika Bharada Richard Eliezer divonis 1,6 tahun. Lalu, apakah penulisan tersebut benar?

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbduristek), Prof. E. Aminudin Azis mengatakan penulisan yang benar adalah vonis hukuman 1,5 tahun penjara dan bukan 1,6 tahun.

“Atau dalam istilah hukum satu tahun dan enam bulan. Mengapa 0,5 tahun dan 0,6 tahun, sebab hitungan 0,5 itu kan selalu berarti setengah dari sebuah himpunan,” terang Amin dikutip Media Kupang dari antaranews.

Jika dalam satu tahun itu terdapat 12 bulan, maka enam bulan adalah setengah dari 12 bulan sehingga harus ditulis 1,5 tahun atau tetap satu tahun dan enam bulan.

“Jadi kalau ditulis 1,6 bulan itu memiliki makna yang berbeda. Itu berarti satu tahun ditambah dengan 0,6 tahun dikalikan 12 bulan atau sekitar 7,2 bulan. Jadi 1,6 tahun itu bukan satu tahun dan enam bulan, melainkan satu tahun dan 7,2 bulan,” jelas Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI London periode 2016 -- 2020 itu.

Dengan demikian, Amin mengingatkan bahwa 1 tahun dan 6 bulan tersebut 1,5 tahun, bukan 1,6 tahun.

Oleh karena itu, Amin berharap masyarakat tak salah lagi menulis vonis hukuman Richard Eliezer tersebut yakni satu tahun enam bulan atau cukup ditulis 1,5 tahun.***

Editor: Marselino Kardoso

Sumber: ANTARA

Tags

Terkini

Terpopuler