Bripka S Menangis Meracau Ketika Diborgol : Kasus Tampar Polisi Militer TNI AD

- 17 September 2022, 10:15 WIB
Bripka S menangis saat diborgol
Bripka S menangis saat diborgol /AS Rabasa /Instagram @ndorobei.official

MEDIA KUPANG - Kasus oknum polisi yang tampar Polisi Militer TNI Angkatan Darat akhirnya diproses.

Pelaku sampai harus diborgol dan ditahan. Tampak dalam video, pelaku meluapkan emosi ketidakpuasan dengan berteriak dan menangis.

Beredar video Bripka S menangis saat tangannya sudah diborgol, setelah videonya menampar Polisi Militer TNI Angkatan Darat viral di media-media sosial.

Baca Juga: Bupati Manggarai Kunjungi Korban Kebakaran dan Berikan Bantuan

Dilihat pada akun Instagram @ndorobei.official, Kamis, 15 September 2022, tampak Bripka S hanya memakai celana pendek dan kemeja warna biru.

Tangan Bripka S sudah diborgol. Dia menangis dan meracau. Sementara anggota-anggota polisi lainnya mencoba menenangkan dirinya.

“Hei, hei, istri kamu nanti ke sini bawa makanan. Kamu mau dibawain makanan apa?” kata seorang polisi.

“Tak tahu lah bang. Bunuh bunuhlah bang,” jawab Bripksa S sembari menangis.

Sebelumnya, Beredar video rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang terduga oknum polisi menampar Polisi Militer (PM) hingga helm terhempas dari kepalanya.

Baca Juga: Lantik Pejabat, Bupati Belu : Jabatan Itu Amanah, Layanilah Masyarakat Dengan Tulus

Video CCTV viral itu diunggah kembali oleh akun @rina.senjaa1 di jejaring media sosial Instagram.

Dalam rekaman video tersebut terlihat seorang PM yang sedang bertugas dinas mengatur jalan di TMP Palembang.

Lalu, PM memberhentikan salah seorang pengendara sepeda motor yang diduga oknum polisi berbaju olahraga.

Pemotor terduga oknum polisi itu lantas berhenti dan tampaknya mereka sempat berbicara sejenak.

Tahu-tahu, oknum terduga polisi menampar wajah PM dengan begitu kencang. Sampai-sampai, helm PM itu terlepas dari kepalanya dan terhempas ke aspal.

Baca Juga: Duel Maut Santri di Pesantren Al Falah, Satu Orang Tewas

PM itu pun tampak sempoyongan ketika ditampar oleh terduga oknum polisi dan keduanya sempat saling mendorong.

Menurut keterangan, oknum tersebut tak mau dihentikan oleh PM.

Para pengendara pun seketika berkerumun dan memisahkan keduanya.

Pihak PM langsung mendatangi Polda. Saat ini oknum tersebut sedang diproses dan proses tersebut akan di kawal oleh rekan-rekan PM.”

Tayangan itu seketika mencuri atensi warganet hingga menuai beragam tanggapan.

Baca Juga: Enam Hacker Indonesia Yang Diakui dan Ditakuti Dunia

Sejumlah warganet pun ramai memenuhi kolom komentar dengan menyindir Ferdy Sambo sebagai pengganti kata polisi.

“Haduh, Sambo Sambo,” tutur @ginan***.

Minta maaf

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi mengatakan, Bripka S bertugas di Biddokkes.

“Kejadiannya benar hari Selasa. Dia bertugas di Biddokes Polda,” kata Supriadi.

Baca Juga: Pemuda Yang Diduga Sebagai Hacker Bjorka Akhirnya Dibebaskan Polisi

Dia mengatakan, sudah menahan Bripka S dan sedang mendalami motif penamparan tersebut.

“Tapi yang pasti, atas nama Polda Sumatera Selatan kami menyayangkan kejadian itu. Kepolisian memohon maaf apabila ada yang kurang berkenan,” pinta Supriadi.***

 

 

 

 

 

 

 

Editor: AS Rabasa

Sumber: Instagram @ndorobei.official


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x