Kombes Edwin Hatorangan Hariandja Dan Sepak Terjangnya

1 September 2022, 19:31 WIB
Kombes Edwin saat sidang dengan keputusan PDTH /AS Rabasa /

MEDIA KUPANG - Peristiwa yang menimpah Kombes Edwin Hatorangan sungguh mengejutkan. Dia bahkan sampai disidang dan diberhentikan dengan tidak hormat dari Polri.

Lantas apa saja sih pelanggaran yang dilakukannya sehingga sampai diberhentikan dengan tidak hormat?

Kombes Edwin Hatorangan Hariandja, dipecat dari Polri usai menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) pada 30 Agustus 2022.

Baca Juga: Ini Kata Polisi Yang Tangkap Istrinya Selingkuh, Sudah Lama Mencurigainya

Mantan Kapolres Bandara Soekarno-Hatta itu diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) karena terbukti melakukan ketidakprofesionalan dan penyalahgunaan wewenang.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, kasus yang menjerat Edwin terjadi saat dia menjabat sebagai Kapolres Bandara Soekarno-Hatta.

 Ia tidak mengawasi dan mengendalikan anggotanya terkait penanganan perkara Laporan Polisi Nomor: LP/103/K/VI/2021/RESTA BSH tertanggal 30 Juni 2021.

Laporan tersebut terkait kasus peredaran narkotika yang ditangani oleh Penyidik Satresnarkoba Polresta Bandara Soetta.

Sehingga akibat tak adanya pengawasan, proses penyidikan yang dilakukan oleh anggotanya tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Selain itu, Edwin juga diduga menerima uang dari Kasat Reserse Narkoba yang berasal dari barang bukti yang disita dari penanganan kasus sebesar USD 225 ribu (sekitar Rp 3,3 miliar) dan SGD 376 ribu (sekitar Rp 3,9 miliar) yang digunakan untuk kepentingan pribadi.

Baca Juga: Presiden Berikan Perintah Tegas Kepada Panglima TNI Untuk Selesaikan Kasus Mutilasi Di Mimika, Papua

Kombes Edwin Hatorangan Hariandja merupakan lulusan Akpol 1997.

Pria kelahiran 23 Juni 1974 itu banyak bertugas di bidang intelijen.

Pada 2017 ia pernah menjabat sebagai Kasubdit I Ditintelkam Polda Metro Jaya.

Lalu pada 20119-2021 ia menjabat sebagai Wadirintelkam Polda Metro Jaya.

Pada Januari 2022 ia juga dirotasi dari Kapolres Bandara soekarno-Hatta menjadi agen intelijen Kepolisian Madya TK III Baintelkam Polri.

Baca Juga: Bupati Manggarai, Heribertus GL. Nabit dan Istri Terlibat Skandal Fee Proyek

Jabatan Kapolres Bandara soekarno-Hatta diemban Edwin pada 2021.

Sebelum itu ia juga pernah menjabat sebagai Kapolres Sibolga pada 2017-2019.

Nama Kombes Edwin juga sempat mencuat saat menangani kasus perseteruan antara anggota DPR RI Arteria Dahlan dengan Anggiat Pasaribu yang mengaku sebagai anak Jenderal dan memaki ibu Arteria.

Arteri dan Anggiat terlibat cekcok di Bandara Soekarno-Hatta. Usai kejadian itu keduanya saling lapor ke Polres Bandara Soekarno-Hatta.***

Editor: AS Rabasa

Tags

Terkini

Terpopuler