Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Kantor DPRD Alor, PMKRI Cabang Alor Tawar 5 Solusi Ini

- 8 September 2022, 16:14 WIB
Aksi Demonstrasi PMKRI Cabang Alor di depan Kantor DPRD Alor
Aksi Demonstrasi PMKRI Cabang Alor di depan Kantor DPRD Alor /Anggel/WhatsApp @Rian Hemat

MEDIA KUPANG- Perhimpunan Mahasiswa katolik Republik Indonesia(PMKRI) Cabang Alor St.Hendrikus II melakukan aksi demonstrasi di Kantor DPR Alor, Kantor Dinas Perhubungan dan Kantor Bupati Alor, Kamis, 8 September 2022.

Tujuan dari aksi demonstrasi yang dilakukan oleh PMKRI Cabang Alor menanggapi kebijakan Pemerintahan Jokowi yang menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) secara serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 3 September 2022 lalu.

Pemerintah menaikan harga BBM tersebut dengan alasan karena sekitar 70% Subsidi BBM dinikmati oleh kelompok masyarakat mampu.

Baca Juga: Vikaris Lakukan Kekerasan Seksual di Alor, ini 12 Butir Tanggapan Majelis Sinode GMIT

BBM itu sendiri adalah kebutuhan yang sangat urgen bagi kehidupan masyarakat di indonesia, BBM merupakan kebutuhan pokok baik itu masyarakat desa maupun masyarakat kota,penting bagi rumah tangga maupun pada sektor usaha mikro,demikian juga BBM subsidi sangat di perlukan pada sektor usaha pertanian dan perikanan serta transportasi umum.

Namun dalam perkembangannya,pemerintah malah mengeluarkan kebijakan harga BBM subsidi terbaru yaitu sebagai berikut : pertalite yang awalnya dari Rp7.650 menjadi Rp10.000 ribu per liter.

Baca Juga: Terkubur Selama Ribuan Tahun, Camp Tentara Romawi Kuno Kembali Terlihat, Ini Penampakannya

Solar bersubsidi yang awalnya RP5.150 menjadi Rp6.800 per liter dan pertamax non subsidi yang awalnya Rp12.500 naik menjadi Rp 14.500.

Dengan kenaikan harga baru tersebut bukan hanya berdampak pada sektor transportasi namun juga terkena pada sektor usaha perdagangan seperti pada peningkatan harga sembako.

Dengan kebijakan yang tidak efektif tersebut maka kami dari PMKRI Cabang Alor menyoroti bahwa kenaikan BBM ini tidak menjamin kesejahteraan masyarakat kecil namun lebih lebih menguntungkan masyarakat kelas atas, Jelas Rian Hemat.

Baca Juga: Tak Diperhatikan Pemerintah, Warga Kampung Deruk Kabupaten TTU Swadaya Buka Jalan Baru

Mandataris/Ketua Presidium PMKRI Cab. Alor, Marsel Rian Hemat menegaskan bahwasannya kebijakan tersebut secara langsung tidak efektif,dan hanya menambah beban ketidak adilan pada masyarakat lapisan bawah.

"Seperti yang kita ketahui bersama juga, BBM Subsidi itu sendiri diperuntukkan bagi kelas bawah namun realitanya hampir di kebanyakan tempat dinikmati juga oleh kalangan mampu,". kata Marsel Hemat.

"PMKRI juga menilai ini salah satu kesalahan Pemerintah dalam proses pengelolaan,pembatasan dan pengawasan proses penyaluran BBM," tutur Rian Hemat.

Baca Juga: Endus Adanya Intervensi, KPK Ambilalih Kasus Dugaan Korupsi Proyek Bawang Merah di NTT Senilai Rp9 Miliar

Untuk mengatasi problem kenaikan BBM ini, PMKRI Cabang Alor menawarkan beberapa solusi kepada Pemerintah khususnya Pemerintah Kabupaten Alor yaitu :

1. Melakukan Kajian Distribusi BBM Subsidi agar tetap sasaran dan Transparan.

2. Menindak Tegas mafia Penimbun BBM Subsidi dari Hulu ke Hilir.

3. Mengawasi dan Memastikan Harga BBM,Sembako dan Barang yang menjadi Kebutuhan masyarakat agat tetap Stabil dengan cara mengontrol dan mengintervensi Pasar.

Baca Juga: J Kristiadi Peneliti CSIS yang di Lantik Presiden Joko Widodo Menjadi Anggota DKPP, Ini Profil Lengkapnya

4. Penambahan BLT yang awalnya Rp.150.000 menjadi Rp.300.000/bulan

5. Merekomendasikan kepada pihak Kepolisian, Jaksa maupun kepada pertamina seberapa banyak Perusahaan atau Kontraktor di Alor yang menggunakan BBM industri untuk keperluan proyek yang pengerjaannya harus menggunakan BBM terutama Pekerjaan Infrastruktur.

Menanggapi aksi demonstrasi dari PMKRI Cabang Alor hari ini, salah satu DPRD, Wakil Ketua II Sulaiman Sing menerima masukkan dari aliansi PMKRI Cabang Alor dan mendukung apa yang disampaikan serta siap untuk disampaikan disidang bersama eksekutif.

Baca Juga: Simak Prediksi Ramalan Zodiak Harian Selengkapnya, Kamis 8 September 2022, Virgo : Kesuksesan Menghampiri Anda

Sedangkan tanggapan dari Kepala Dinas Perhubungan, Joss Malaikosa, menyampaikan bahwa Dinas Perhubungan akan segera menindaklanjuti kendaraan yang parkir liar sembarangan di depan pasar lipa dan segera menyesuaikan tarif angkutan umum.***

Editor: Primus Nahak


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x